Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan ada beberapa langkah yang harus diambil untuk membuat Indonesia lebih terhormat di mata internasional, antara lain meningkatkan pendapatan rakyat sehingga terhindar dari kemiskinan.
[…]
Sebuah bangsa dikatakan terhormat, kata Presiden, adalah jika rakyatnya punya taraf hidup yang layak, bebas dari kemiskinan yang ekstrem, karena akan sangat tidak terhormat jika mayoritas penduduk Indonesia miskin bahkan mencapai kemiskinan yang absolut.
“Ke depan agar kita menjadi bangsa yang terhormat perlu dilakukan terus menerus program pengentasan rakyat miskin. Hal ini bisa dilakukan, apabila semua pihak mengambil bagian untuk mengurangi kemiskinan,” katanya.
[…]
Keempat, Indonesia akan lebih terhormat apabila ekonomi nasional juga ekonomi seluruh daerah makin baik dan tumbuh berkelanjutan, dan tidak memiliki utang dalam jumlah yang besar.
Langkah kelima, kata Presiden, kehormatan akan muncul apabila Indonesia memiliki pemerintah yang baik, melaksanakan good governance, yang memahami persoalan rakyat, terbuka dan bebas dari korupsi serta berbagai penyimpangan.
Langkah keenam, Indonesia harus memiliki pengelolaan lingkungan yang baik seperti tidak lagi menjadi eksporter asap setiap musim kemarau, karena Indonesia akan dinilai tidak pandai mengelola lingkungan dan mendapat nilai jelek di mata negara lain.
Langkah ketujuh, adalah jika seluruh wilayah Indonesia menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, sedangkan langkah ke delapan adalah meningkatkan pencapaian `millenium development goals` dengan mengupayakan kesehatan masyarakat menjadi lebih baik.
pak, apakah anda telah melakukan sesuatu untuk mewujudkan hal itu?
kalau Indonesia dapat jadi terhormat dengan meningkatkan taraf hidup rakyatnya dan memulihkan kondisi ekonomi, kenapa sumber daya alam kita malah dimanfaatkan perusahaan luar negeri? di daerah Freeport ada emas, mereka makmur mengeruk emas di situ, sementara daerah sekelilingnya masih terbelakang. kok dibiarkan saja? siapa itu diserahkan ke Exxon, kok mau saja? dimana pengaruh positifnya bagi taraf hidup rakyat? kenapa masih manut banget sama kapitalisme yang hanya menguntungkan bagi mereka yang sudah berduit? gila, orang Indonesia tuh pemurah banget ya.
kalau itu berarti harus ada pemerintah yang memahami persoalan rakyat dan bebas korupsi, mengapa korupsi masih bebas ditemukan dengan mudah semudah menemukan sampah di sungai-sungai kita? mengapa keinginan rakyat, misalnya dengan tidak menghambur-hamburkan duit yang lumayan untuk usaha mensejahterakan rakyat itu hanya demi satu orang presiden negara besar itu, tidak digubris?
kalau itu berarti kita harus mengelola lingkungan dengan baik dan berhenti jadi pengekspor asap, mana realisasinya? kenapa si kemarau yang disalahin, bukannya kita bertindak untuk menyelesaikan masalah itu? kenapa juga para penebang kayu illegal itu dibiarkan saja? kenapa kita mau saja lingkungan kita dirusak? belum lagi soal sumber daya alam kita yang terus menerus DICURI pihak luar.
kalau itu berarti kita harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, kenapa anggaran belanja negara untuk pendidikan malah kecil? kenapa sebuah sekolah SD bisa disabot demi sebuah kantor pemerintah desa? kenapa biaya yang dibebankan pada rakyat untuk pendidikan jadi berat sekali?
kenapa….
|| ditulis oleh kikie pada 12:00 am #
x x x x x x x x x x x x x
KOMENTAR PEMBACA »
RSS feed for comments on this post.












Betuul buuuu… pendidikan mahal gimana pinternya.
Kalo ga pinter gimana bisa ngatasin kemiskinan.
Namun sayang yang udah pada pinter cuma asik dengan dirinya sendiri, atau malah ikut2an ‘minter-minterin’ orang alias penjahat kerah putih. Caphee dheee…
lagi dicoba … -mungkin-. tapi ada baiknya kita selalu mencoba untuk mendukung pemerintah. toh ulil amri kan salah satu yang harus dihormati dalam ajaran Islam. tapi, menghormati dan mendukung itu bukan berarti sumuhun dauh, ok-ok boz .. tetep aja kalo mereka (pemerintah) melakukan kesalahan. kita harus mencoba untuk memberikan teguran, dan kalau mungkin solusi. tapi lagi, bukan dengan menghujat … hihihi :-D -apalagi demonstrasi yang mubadzir-
btw … pa kabar nie … ?
hayoooo siapa dulu yang milih sby - jk?! :D
Duwh, malez banget kalo ngomongin tentang negeri ini.
Gak ada abisnya. Mo dibahas berapa jam, hari, minggu, tahun, tetep gak abis-abis. Bikin tambah stress aja…
pemerintah indonesia emg blm siap spertinya..
mari berdoa utk negeri ini dan segama permasalahan pelik yg dr dulu g kelar2.. hik!
kasihan pak presiden. kudu pusing2 ngurusin negara. kenapa ya orang2 pd napsu nyalonin diri jd presiden.pdhl tgg jwbny guede bgt.n tgsny suuper susah. tp ya gak sepenuhnya salah beliau.. rakyatny jg terlibat. mari kita doakan.
yeah,, tugas negara memang amat sangat berat, hihihi :D
mending skripsi kali ya *halah!
disclaimer: dulu waktu pemilu bukan pendukung SBY hehe… tapi setelah melihat sepak terjangnya, kok ada gelagat2 baik. sewaktu tanya2 dengan bbrp kawan yang dekat dengan lingkungan istana, ternyata sepertinya memang beliau baik.
ada banyak indikasinya, kalau kita bisa jeli memperhatikan di tengah berbagai huru-hara politik indonesia — presiden pertama yang bersedia dikontak langsung via sms (disaster - HP nya sampai hang, hehe), pertama kali koruptor begitu ketakutan untuk korupsi sampai banyak proyek pembangunan jadi mandek (dikonfirmasi oleh kawan saya di indonesian corruption watch), banyak koruptor yang berhasil diseret ke pengadilan, usaha-usaha untuk menjalankan pembangunan walaupun dijegal oleh pihak2 yang cuma ingin memperkaya dirinya sendiri, dst.
sayangnya, elit politik memang sebagian besar adalah rampok dan preman :-( jadi sulit sby untuk mencapai lebih banyak hasil, karena sering dijegal dari berbagai arah secara sekaligus.
contoh lainnya dialami oleh seorang menterinya yang saya tahu jujur dan bersih — dia justru difitnah membuka keran impor beras oleh media. padahal, pelakunya adalah beberapa menteri yang lainnya !
sialnya lagi, begitu dia klarifikasi lewat press release, klarifikasinya itu TIDAK dimuat oleh media. Hwarakadah…
Jadi, kongkalikong para perampok negara ini sudah sangat mengakar dan kompleks — mulai dari istana, sampai media massa.
beban sby dan pejabat2 yang jujur amat, sangat berat.
karenanya saya agak menyayangkan amien rais, yang waktu pemilu kemarin adalah yang saya dukung; barusan dia berkata akan berusaha agar sby-jk jatuh. JK nya saya gak peduli, tapi kalau SBY sampai ikut jatuh juga, bakalan sujud syukur itu para perampok negara semuanya :-) eh salah :-(
Padahal mustinya dia, sebagai mantan ketua MPR, lebih paham mengenai bagaimana sulitnya menegakkan keadilan di negara ini; dan lebih mendukung pihak2 yang berusaha untuk itu (dan bukan malah menjatuhkan mereka).
Oh well… cape deh… :)
kenapa sebuah sekolah SD bisa disabot demi sebuah kantor pemerintah desa?
ah…. SBY-JK
mengandung 2 kata yang dalam bahasa jawa sangat dihindari:
Yudho=Perang | Kalla=Kala=Kolo=bencana, musibah
adakah relasinya negara kita selalu kena bencana dan nyaris bentrok dgn malaysia??
wah mas passya ngerti banget ama bahasa jawa.
Sepertinya dari yang diomongkan pak SBY, belum banyak yang kelakon. Ini resikonya kalau ngomong terlalu umum, mudah dibantah :p
Memang seharusnya kita mendukung pemerintah, tapi ini udah hampir 3 tahun booo! Harusnya kita sudah melihat banyak perubahan yang dijanjikan.
Politik emang susah, makanya Presiden dan DPR dibayar mahal. Kalau hasilnya gak bagus, kita perlu mereview, menagih, dan menuntut pertanggung jawaban. Yang mereka pertaruhkan nggak kecil lho: karir politik.
saya cuma minta sekolah gratis dan internet murah :)